Candi Ijo Memecah Awan Di Kala Senja, www.jogja-sewamobil.com – Menyembul di antara pepohonan yang menghiasi puncak bukit, Candi Ijo menjadi candi dengan lokasi pembangunan tertinggi dibandingkan candi-candi lain di Yogyakarta. Selain bisa menikmati keagungan budaya masa lalu, dari ketinggian Candi Ijo kamu juga bisa menyaksikan lanskap alam yang indah hingga duo Merapi Merbabu beserta senja yang epic.

Jika Kabupaten Gunungkidul kaya dengan deretan pantai berpasir putih nan indah, maka Kabupaten Sleman merupakan rumah bagi candi-candi megah. Candi baik yang beraliran Hindu maupun Budha ini menyebar mulai dari kaki Merapi di utara hingga perbukitan Batur Agung di sisi selatan. Setiap candi memiliki kekhasan dan pesonanya tersendiri. Nah, dari sekian banyak candi-candi tersebut ada satu candi yang menarik untuk dikunjungi, yakni Candi Ijo.

Aktivitas yang Bisa di Lakukan di Candi Ijo

This image has an empty alt attribute; its file name is Candi.ijo_.jogja-sewamobil.jpg

Menikmati Kemegahan Candi
Kompleks Candi Ijo terdiri dari 17 struktur bangunan yang terbagi ke dalam 11 teras berundak. Pada teras ke 11 terdapat bangunan candi utama. Di dalam bilik candi induk terdapat lingga yoni yang melambangkan Dewa Siwa yang menyatu dengan Dewio Parwati. Sedangkan di dinding luarnya terdapat relung-relung untuk menempatkan arca Agastya, Ganesa, dan Durga. 

Picnic Party
Kalau kamu berencana ingin mengadakan picnic party, Candi Ijo adalah lokasi yang tempat untuk menyelanggarakan acara tersebut. Di kompleks Candi Ijo terdapat hamparan tanah lapang berumput hijau yang bisa dijadikan tempat menggelat tikar atau karpet. Suasananya yang masih sepi dibandingkan dengan Candi Prambanan atau Candi Ratu Boko membuat acara piknikmu lebih nyaman dan tidak terlalu terganggu dengan aktivitas pengunjung lain. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan bonus berupa pemandangan indah yang terhampar jauh hingga ke batas cakrawala. 

Sunset Seeing
Letaknya yang berada di lereng Perbukitan Batur Agung menjadikan kompleks Candi Ijo ini memiliki pemandangan yang indah. Dari ketinggian candi kamu bisa menyaksikan panorama alam di bawahnya berupa teras-teras seperti di daerah pertanian dengan kemiringan yang curam. Pandanganmu pun akan bebas hingga menumbuk batas cakrawala. Saat senja datang, kamu bisa menyaksikan semesta yang meredup perlahan, lantas bulatan mentari menghilang di garis horizon. Biasanya pada saat senja seperti ini warna langit menjadi begitu semarak. Burung-burung pun akan terbang bergerombol pulang kembali ke sarangnya. Menikmati senja sembari duduk di hamparan rumput hijau Candi Ijo adalah pilihan yang tepat.

This image has an empty alt attribute; its file name is Candi-Ijo-jogja-sewamobil.png

Lokasi dan Akses ke Candi Ijo

Candi Ijo terletak di Dukuh Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY. Untuk mencapai Candi Ijo kamu harus menempuh tanjakan yang cukup terjal, karena itu pastikan kendaraanmu dalam kondisi prima supaya tidak macet di tengah jalan. Dari arah Yogyakarta kamu bisa menempuh rute Jalan Solo (Jl. Adi Sutjipto) – Kalasan – Terminal Prambanan (belok kanan) – Ratu Boko – setelah itu belok kiri dan terus mendaki hingga tiba di kompleks candi. Tidak ada angkutan umum yang melayani trayek hingga tempat ini, sehingga satu-satunya cara menuju kesini adalah membawa kendaraan sendiri atau sewa mobil Jogja.

Obyek Wisata dan Lokasi Asyik di Sekitar Candi Ijo

Tebing Breksi
Kalau Semarang memiliki Brown Canyon, maka Sleman pun tak mau kalah dengan memiliki White Canyon alias Tebing Breksi. Tempat ini dulunya merupakan area penambangan kapur, namun oleh pemerintah Sleman kawasan ini dipoles sedemikan rupa hingga menjadi destinasi menarik. Tempat yang berada di sisi jalan menuju Candi Ijo ini diresmikan pada tahun 2015 dan dilengkapi dengan amphiteater. Dari Taman Wisata Tebing Breksi ini kamu bisa melayangkan pandangmu jauh ke bawah hingga melihat Candi Prambanan, Candi Sojiwan, serta Candi Barong.

Desa Teletubbies / Kompleks Rumah Dome
Kampung yang memiliki nama resmi New Nglepen Village ini dikenal sebagai Desa Teletubbies karena rumah-rumahnya berbentuk dome alias setengah lingkaran yang menyerupai rumah teletubbies. Rumah tersebut merupakan rumah tahan gempa yang dibangun tahun 2006 sesaat setelah gempa besar meluluhlantakkan Yogyakarta. Karena bentuknya yang unik, tempat ini pun dikembangkan menjadi desa wisata. Kamu bisa berkunjung ke Desa Teletubbies ini guna mencicipi rasanya tinggal di rumah dome serta naik kereta kelinci mengitari desa.

Istana Ratu Boko
Kompleks Istana atau Candi Ratu Boko ini merupakan cagar budaya yang dibangun pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran, salah satu keturunan Wangsa Syailendra sekitar tahun 792 M. Kompleks istana ini bernama Abhyagiri Vihara yang berarti biara di bukit penuh kedamaian. Hal ini dikarenakan lokasi Ratu Boko yang berada di atas bukit setinggi 196 mdpl. Meski yang tersisa saat ini hanya puing-puingnya, Istana Ratu Boko tetap menarik untuk dikunjungi. Dari sela-sela gapura candi yang berdiri gagah, kamu bisa menyaksikan salah satu senja terbaik di Yogyakarta.